Panduan Kurikulum & MBKM
Diterbitkan pada 14 Apr 2026
Pedoman implementasi Outcome-Based Education dan skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Kurikulum Berbasis Capaian (Outcome-Based Education)
Kurikulum Universitas Nusantara dirancang untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki kompetensi praktis, kepemimpinan kritis, dan kesiapan karir yang relevan dengan dinamika Revolusi Industri 5.0.
Struktur Beban Studi
- Program Sarjana (S1): 144–148 SKS diselesaikan dalam waktu 7–8 semester.
- Program Magister (S2): 36–42 SKS diselesaikan dalam waktu 3–4 semester.
- Program Doktor (S3): 42–48 SKS diselesaikan dalam waktu 6–8 semester.
Pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Mahasiswa berhak mengambil hingga 40 SKS (setara 2 semester) pembelajaran di luar program studi melalui 8 skema unggulan:
- Magang Bersertifikat Industri: Kemitraan dengan lebih dari 120 perusahaan BUMN dan multinasional.
- Studi Independen Bersertifikat: Pembelajaran intensif teknologi seperti Cloud Computing, AI, dan Cyber Security.
- Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM): Belajar di universitas mitra dalam dan luar negeri dengan konversi penuh SKS.
- Riset & Penelitian Terapan: Terlibat langsung dalam proyek riset dosen yang didanai hibah nasional.
- Proyek Kemanusiaan: Terjun dalam misi tanggap darurat dan pembangunan wilayah pascabencana bersama NGO resmi.
- Kewirausahaan Mahasiswa: Inkubasi bisnis rintisan dengan bimbingan mentor modal ventura.
- Membangun Desa / KKN Tematik: Mengembangkan potensi desa melalui digitalisasi UMKM dan sanitasi air bersih.
- Asistensi Mengajar: Mengabdi di sekolah-sekolah daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

